SIDOARJO – Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo sukses menarik minat masyarakat, namun tingginya jumlah pengunjung terutama saat akhir pekan membawa dampak pada keterbatasan lahan parkir di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Budi Basuki, mengungkapkan bahwa lonjakan kendaraan paling ekstrem terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu. Kondisi ini membuat kapasitas parkir yang ada saat ini dinilai sudah tidak relevan dengan jumlah pengunjung.
“Kalau mengandalkan kapasitas parkir yang ada sekarang, sudah jelas tidak mencukupi, apalagi saat weekend,” kata Budi.
Ia menjelaskan, meski arus lalu lintas di sekitar alun-alun masih dapat dikendalikan, keterbatasan lahan parkir berpotensi memicu kepadatan jika tidak segera diantisipasi.
Menurutnya, Dishub telah melakukan evaluasi dan menyiapkan sejumlah opsi penanganan jangka pendek, salah satunya dengan menambah kantong parkir sementara di sekitar lokasi.
“Parkir ini yang jadi PR kami. Maka kami akan koordinasi dengan instansi sekitar agar lahannya bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.
Adapun lahan yang tengah dipertimbangkan berada di lingkungan Sekretariat DPRD, Kantor Disporapar, serta kawasan Setda Sidoarjo yang dinilai memiliki area cukup luas.
Dishub berharap, penambahan kantong parkir ini dapat mengurangi penumpukan kendaraan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin menikmati wajah baru Alun-alun Sidoarjo. (Zen)