SIDOARJO – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Pada Tahun 2026, Pemkab kembali mengalokasikan program beasiswa bagi 4.000 penerima sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia.
Program ini diperuntukkan bagi warga Kabupaten Sidoarjo yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, baik melalui jalur prestasi, ekonomi tidak mampu, maupun keagamaan. Tak hanya itu, Beasiswa Yatim juga disiapkan untuk peserta didik jenjang pendidikan dasar hingga menengah.
Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan bahwa beasiswa tersebut merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan.
“Kami ingin memastikan anak-anak muda Sidoarjo yang berprestasi tetap bisa melanjutkan pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Menurut Subandi, peningkatan kualitas SDM menjadi kunci agar Sidoarjo mampu bersaing dengan daerah lain. Pendidikan, kata dia, adalah investasi jangka panjang yang hasilnya akan dirasakan di masa mendatang.
Pendaftaran beasiswa dibuka selama Februari 2026 secara online melalui laman resmi Pemkab Sidoarjo. Untuk kategori Beasiswa Yatim, mekanisme pendaftaran dilakukan melalui pihak sekolah guna menjamin ketepatan sasaran.
Subandi menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan berbagai kebijakan penanggulangan kemiskinan yang telah dijalankan pemerintah daerah.
“Beasiswa ini menjadi aksi nyata bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, sekaligus bagian dari program penguatan pendidikan di Sidoarjo,” tuturnya.
Ia menegaskan, pemerintah telah menyiapkan dukungan penuh bagi generasi muda agar memiliki bekal keterampilan yang memadai. “Kalau SDM kita mumpuni, tentu mereka akan punya skill. Pemerintah memberi modal, anak-anak tinggal fokus belajar dan meningkatkan prestasi,” kata Subandi.
Dengan pelaksanaan Program Beasiswa 2026 ini, Pemkab Sidoarjo berharap mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga inovatif dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah. (Zen)