SIDOARJO – Setelah melalui proses revitalisasi, Alun-alun Sidoarjo dipastikan dapat diakses kembali oleh masyarakat mulai 27 Januari 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167.
Penataan ulang alun-alun ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167 yang jatuh pada 31 Januari 2026. Dengan konsep yang lebih tertib dan modern, alun-alun diharapkan mampu menjadi ruang publik yang nyaman bagi berbagai aktivitas masyarakat.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Alun-alun Sidoarjo, Heri Santoso, mengungkapkan bahwa pekerjaan fisik utama telah selesai dikerjakan. Saat ini, pihaknya masih menyelesaikan tahap pembersihan serta pembenahan ringan di beberapa area taman.
“Pekerjaan utamanya sudah rampung, sekarang tinggal pembersihan dan perapian di beberapa titik. Targetnya bisa dibuka pada 27 Januari,” ujar Heri Santoso.
Menurut Heri, sebelum resmi dibuka untuk umum, alun-alun akan menjalani proses pengecekan kelayakan. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Sidoarjo bersama Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) guna memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan ketentuan kontrak.
“Penilaian akhir nanti dilakukan oleh Inspektorat dan PBJ, mereka yang menentukan apakah sudah 100 persen,” katanya.
Selain difungsikan sebagai ruang publik, alun-alun juga akan digunakan sebagai lokasi upacara peringatan Harjasda ke-167. Oleh karena itu, pembukaan akses bagi masyarakat baru dilakukan mendekati hari pelaksanaan agar kawasan tetap steril dan siap digunakan untuk agenda resmi.
Ia pun berharap, setelah alun-alun dibuka kembali, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara bertanggung jawab serta ikut menjaga kebersihan dan keindahan kawasan tersebut. (Zen)