• Latest
Tokoh Tionghoa Penjaga Harmoni Kota Delta, Kisah Letnan Cina di Sidoarjo Tempo Dulu

Tokoh Tionghoa Penjaga Harmoni Kota Delta, Kisah Letnan Cina di Sidoarjo Tempo Dulu

31 January 2026

Flagman Casino Opinie w Polsce – Ocena Platformy, Gier i Płatności

18 July 2026

Mad Casino Avis en France – analyse des avantages et services du casino en ligne

18 July 2026
MTs Ma’arif NU Ngaban Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Program Modern Language School

MTs Ma’arif NU Ngaban Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Program Modern Language School

17 July 2026

Онлайн казино Dragon Money (Драгон Мани) – игровой ассортимент

16 July 2026

Mostbet w Polsce – oferta gier

16 July 2026

Ice Casino Polska z największymi jackpotami w Polsce

16 July 2026

Vavada online casino w Polsce – oferta promocyjna

16 July 2026

F1 Casino dla Polski – Obsługa klienta i dostępne metody kontaktu

16 July 2026

Lemon Casino – Online Casino Recenzje

16 July 2026

Lemon Casino – Kasyno Online Oficjalna Strona

16 July 2026
Sayap dan Cita-cita : MPLS SDN Trosobo 2 Dimulai dengan Lepas Ratusan Burung

Sayap dan Cita-cita : MPLS SDN Trosobo 2 Dimulai dengan Lepas Ratusan Burung

14 July 2026
Majesta Wedding Open House pada Hari Kedua Angkat Seni Rias Paes Ageng Jogja

Majesta Wedding Open House pada Hari Kedua Angkat Seni Rias Paes Ageng Jogja

9 July 2026
BanggaSidoarjo.id
  • Home
  • News
  • Public Service
  • Olahraga
  • Hukum & Peristiwa
  • Mode
  • Politik
  • Pemerintahan
  • News
  • EKOBIS
  • Advertorial
  • Opini
  • Bangga Sidoarjo
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Public Service
  • Olahraga
  • Hukum & Peristiwa
  • Mode
  • Politik
  • Pemerintahan
  • News
  • EKOBIS
  • Advertorial
  • Opini
  • Bangga Sidoarjo
No Result
View All Result
BanggaSidoarjo.id

Tokoh Tionghoa Penjaga Harmoni Kota Delta, Kisah Letnan Cina di Sidoarjo Tempo Dulu

News by News
31 January 2026
in Bangga Sidoarjo, News, Opini
0
Tokoh Tionghoa Penjaga Harmoni Kota Delta, Kisah Letnan Cina di Sidoarjo Tempo Dulu

Sosok pemimpin komunitas Tionghoa di Sidoarjo masa Hindia Belanda dengan atribut kebesaran resmi.

SIDOARJO – Sejarah Kabupaten Sidoarjo tak hanya diwarnai tokoh pribumi dan kolonial Eropa. Di masa Hindia Belanda, komunitas Tionghoa juga memiliki figur pemimpin yang berperan penting dalam mengatur kehidupan sosial dan administrasi warganya di Kota Delta.

Pada periode pasca runtuhnya VOC, pemerintah kolonial menunjuk tokoh-tokoh Tionghoa berpengaruh untuk mengemban jabatan resmi. Mereka tidak difungsikan sebagai aparat militer, melainkan sebagai penghubung antara komunitas Tionghoa dan pemerintah kolonial di tingkat daerah.

Pegiat sejarah Sidoarjo, dr. Sudi Harjanto, menjelaskan bahwa jabatan tersebut dikenal dengan sebutan Letnan, Kapten, hingga Mayor Cina. “Itu adalah struktur kepemimpinan etnis Tionghoa yang diakui pemerintah kolonial. Fungsinya lebih ke sosial dan administrasi, bukan militer,” ujarnya.

Menurut Sudi, jenjang pangkat yang diberikan sangat bergantung pada skala wilayah dan aktivitas ekonomi daerah setempat. “Wilayah seperti Gresik mendapat pangkat kapten karena perdagangannya besar. Sementara Sidoarjo hanya sampai letnan, karena lingkup wilayah dan komunitasnya lebih kecil,” jelas Ketua Komunitas Sidoarjo Masa Kuno itu.

Sejumlah nama tercatat pernah menjabat sebagai Luitenant der Chinezen di Sidoarjo, di antaranya Kwee Soei Toan, The Tjing Liang, hingga Lim Tjing Hay. Mereka bertugas mengurus pendataan warga, penarikan pajak, serta menjadi mediator persoalan adat di lingkungan masyarakat Tionghoa.

Selain itu, para letnan juga menjadi jembatan komunikasi dengan pejabat Eropa di bawah pemerintahan Resident Surabaya. Peran tersebut membuat posisi mereka cukup strategis dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat lokal.

Namun memasuki dekade 1930-an, jabatan itu perlahan menghilang. “Kemungkinan besar karena perubahan sistem pemerintahan menjelang pendudukan Jepang. Banyak struktur kepemimpinan lokal dihapus,” kata Sudi. Kini, jejak para pemimpin Tionghoa itu tersisa dalam arsip kolonial, permukiman lama, dan ingatan kolektif warga yang masih menjaga kisah sejarahnya. (Zen)

Tags: #SejarahSidoarjo#Sidoarjo#SidoarjoMasaKuno#TionghoaSidoarjo#TokohSidoarjo
News

News

Next Post
Belajar Cita-cita Sejak Usia Dini, TK Aisyiyah Bebekan Hadirkan Orang Tua sebagai Inspirator Profesi

Belajar Cita-cita Sejak Usia Dini, TK Aisyiyah Bebekan Hadirkan Orang Tua sebagai Inspirator Profesi

Pengamanan Diperketat, Puluhan Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan

Pengamanan Diperketat, Puluhan Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan

Alun-Alun Sidoarjo: Dari Ruang Kosmologi Jawa ke Ikon Kota Modern

Alun-Alun Sidoarjo: Dari Ruang Kosmologi Jawa ke Ikon Kota Modern

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BanggaSidoarjo.id

© 2021 Bangga Sidoarjo - Sajikan Informasi dan Inspirasi.

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Public Service
  • Olahraga
  • Hukum & Peristiwa
  • Mode
  • Politik
  • Pemerintahan
  • News
  • EKOBIS
  • Advertorial
  • Opini
  • Bangga Sidoarjo

© 2021 Bangga Sidoarjo - Sajikan Informasi dan Inspirasi.